Cara Sharing dokumen dari Win 7 ke Win XP

Share Documents dari Windows 7 ke Windows XP terbilang agak sedikit rumit. Awal menggunakan Windows 7, saya sempat bingung bagaimana men"share" folder-folder yang ada di Documets Windows 7 agar bisa terbuka melalui Network Place di Windows XP. Sebelum melakukan share, langkah-langkah untuk melakukan share di Windows 7 sebagai berikut : 1. Start>Control Panel> 2. Di Network and Internet, klik Choose homegroup and sharing options>Change advance sharing settings... 3. Pada File sharing connections, pilih opsi "Enable file sharing...56-bit encryption. Langkah ini saya lakukan dengan tujuan agar Windows XP dapat membukan folder share 4. Kemudian turn off pasword protection sharing 5. Save shanges Agar Windows XP dapat membukan folder share, simpan semua dokumen beserta file di Libraries>Documents>Public Documents. Untuk priter sharing, lakukan langkah turn on printer sharing. Tidak seperti Windows XP yang harus di aktifkan dulu share printer, di Windows 7 ketika mengakaifkan opsi turn on printer sharing, sistem akan secara otomatis men"share" printer yang terinstal di komputer yang menggunakan SO Windows 7 Melakukan setting network shared folder in windows 7 Melanjutkan dari posting yang ini, kali ini saya akan menceritakan bagaimana langkah-langkah saya dalam membuat setting network shared folder di windows 7. Langkah-langkah untuk melakukan penyettingan ini sebenarnya mudah saja : 1. Buka network and sharing center 2. Set advanced sharing setting di sebelah kiri atas 3. Lalu pilih opsi enable network discovery, file sharing, public folder sharing untuk 4. Lalu tinggal pilih folder mana yang akan dishare melalui windows explorer (klik kanan di folder, pilih sharing, dan aktifkan sharing) 5. Voila ! Folder itu dan komputer yang dishare akan tampak di bagian network pada windows explorer. Tampak mudah ? Tentu. Sayangnya, memang hal yang tampak mudah ternyata dalam kenyataannya menjadi (sangat) sulit. Settingan di atas tampak hanya berhasil apabila pengguna komputer hanya menggunakan komputer tersebut dengan cara ‘biasa’, setinggan koneksi pakai router, tidak pakai firewall tambahan, dll. Sedangkan saya ? Untuk mengkoneksikan komputer dan netbook saya menggunakan kabel lan cross dengan menggunakan ip statik (ip cuma beda satu digit terakhir, subnet mask sama), kemudian untuk firewall menggunakan windows7firewall control yang benar-benar memberikan pilihan program apa saja yang boleh lewat (saya gak suka komputer saya memberikan data-data tanpa seijin saya). Disamping itu komputer saya juga terhubung ke internet via modem (yang berarti komputer saya memiliki multiple network, hal yang cukup membuat hal ini lebih rumit -_-) Bila di data langkah per langkah inilah permasalahannya : - Setting ip statik Langkah pertama, karena langsung pakai kabel lan cross, tanpa router maka settingan ip diset statik. Pastikan settingan ip dan subnet mask benar. (cara paling gampang, set ip : xxx.xxx.xxx.xxy, (hanya berbeda di digit terakhir dan subnet mask 255.255.255.0) - Coba ping – General Failure Error Setelah ip diset, cek apakah bisa mengirim data dari komputer ke netbook dengan ping. Masalah yang muncul pada ping biasanya adalah general failure error. Hal ini terjadi karena sistem tidak bisa mengirimkan paket ping karena diblok. Masalah ini biasa terjadi apabila menggunakan firewall tambahan seperti norton atau windows 7 firewall control. Pastikan program “general process service windows” dalam bentuk file scvhost bisa mengakses lokal. Masalah lain yang bisa terjadi adalah destination host unreachable, hal ini karena tujuan tidak ditemukan. Masalah ini biasa selesai apabila langkah 4 telah dilakukan. - Set shared folder Set folder mana yang bisa dishare, cukup klik kanan di foldernya dengan windows explorer dan pilih share. - Setting network yang berbeda Nah, masih ingat change advanced share setting yang ada di bagian kiri atas di network and sharing centre ? Di situ perubahan setting dapat dilakukan seperti network discovery, file sharing, dll. Yang penting dilihat di sini adalah windows membagi network dalam tiga jaringan, yaitu public, work, dan home. Kalau misal hanya terkoneksi pada satu komputer saja maka menganggap semua jaringan sebagai public tidak masalah (walau sebenarnya tidak disarankan). Apabila seperti saya, dimana komputer desktop terkoneksi dengan internet, maka sebagai akibatnya desktop saya akan sudah terkoneksi kepada sebuah jaringan public. Apabila saya menset enable file sharing di public, tentu akan menimbulkan potensi bahaya keamanan. Oleh karena itu, sebaiknya yang dilakukan adalah menset file sharing hanya pada home saja. Akan tetapi, hal ini menimbulkan masalah baru, dimana network baru dengan cable cross yang telah dibuat antara netbook dan dekstop secara otomatis akan diset menjadi public network oleh windows 7 dan tidak ada pilihan bagaimana untuk merubahnya kembali. xD Setelah berkutat lama, akhirnya ketemu juga cara untuk mengakalinya. Dengan menggunakan komputer yang hanya terkoneksi pada network yang dimaksud saja (dalam hal ini netbook saya), buka windows eksplorer, lalu pilih network. Akan timbul notifikasi di atas dimana network discovery belum diaktifkan (tentu saja, karena jaringan masih dalam bentuk public). Klik notifikasi itu, dan akan muncul pilihan yaitu no, jangan aktifkan file sharing untuk public, dan yes, aktifkan file sharing untuk publik. Jangan pilih yang kedua, tetapi pilih yang pertama. Entah knapa windows akan mengubah jaringan yang terkoneksi sekarang, yaitu sebelumnya (unidentified network, public), secara otomatis menjadi work. (yang sampai sekarang saya tak tahu kenapa.. xD) Sekarang, mestinya public share pada komputer akan terdeteksi via netbook. - Masalah pada tiap kali koneksi Untuk tiap kali koneksi, biasanya akan butuh user dan password. Masukkan sekali saja dan pilih save agar secara otomatis terkoneksi. Sayangnya tiap kali mencopot kabel lan, permasalahan sebelumnya kembali muncul, sehingga setiap kali mencopot dan memasang kabel harus melakukan lagi langkah sebelumnya untuk membuat network yang terdeteksi menjadi public. - Network shared folder sudah bisa dipakai. Give it a shot ! Works wonders with synctoy Waaaah.. Akhirnya beres juga.

0 komentar:

Poskan Komentar

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *