Sosial

q

CPU Hidup Tetapi Monitor Blank


Mungkin sobat – sobat pernah menemukan kasus layarmonitor tidak merespon saat CPU di hidupkan. pada layar monitor hanya muncul gambar hitam/blank, padahal CPU yang sobat nyalakan hidup dengan sempurna. Kasus seperti ini sering kali saya temukan dengan profesi saya sebagai teknisi. Disini saya tekankan, saya bukan ingin menyombongkan diri tp hanya sekedar bahan pengetahuan saja kepada sobat – sobat sekalian.

Kembali ke permasalah tersebut. Mungkin ada beberapa masalah pada perangkat keras ( hardware ) sobat – sobat. Cobalah untuk mengikuti beberapa tips dari saya yang akan saya tulis di bawah, lakukan dengan cara bertahap. Tapi dengan syarat sobat – sobat harus mengetahui hardware dan nama hardware nya. Bagi kita yang awan mungkin akan merasa kesulitan, lebih baik menanyakan kepada yang lebih bisa atau lebih mudahnya membawa komputer sobat ke toko servis jika sobat tidak yakin tapi dengan konsekuensi sobat harus ngeluarin uang dari kantong sobat – sobat.

Menurut yang saya ketahui ada beberapa masalah dari kejadian tersebut.

Ada beberapa langkah yang perlu anda lakukan untuk mengetahui masalah dan untuk solusinya sobat coba juga tips dari saya.

Masalah :

Ada masalah pada kabel monitor yang terhubung dari CPU ke monitor.

Solusi :
Cek dan pastikan colokan kabel monitor yang terhubung ke slot VGA telah terpasang dengan tepat. Kencangkan baut pengunci yang ada di kedua sisi.


Ada masalah pada kartu grafis (VGA) yang digunakan. (jika CPU anda menggunakan kartu grafis)

Solusi :

Cek dan pastikan kartu grafis PC telah terpasang dengan sempurna


Cek dan pastikan colokan kabel monitor yang terhubung ke kartu grafis juga telah terpasan dengan tepat. Kencangkan baut yang ada di kedua sisi
Jika belum menyelesaikan masalah, coba lepas kartu grafis lalu bersih kan lempengan kartu grafis dengan menggunakan kuas, bersihkan juga slot kartu grafis di motherboard kemudian pasang kembali.
Jika cara – cara tersebut belum bisa, coba cek dengan memasang kartu grafis lain ke motherboard sobat atau sebaliknya pasanglah kartu grafis sobat ke motherboard lain.
Jika ternyata kartu grafis tidak bermasalah berarti ada masalah pada hardware yang lain, tapi jika masalahnya terdapat pada kartu grafis ganti kartu grafis dengan yang baru.

Ada masalah pada kartu memori PC yang digunakan.

Solusi :

Cek da pastikan kartu memori terpasang dengan sempurna, termasuk cek pengait yang ada di kedua ujung slot.
Coba lepas kartu memori, lalu bersihkan lempengan tersebut dengan kuas. Bersihkan juga slot kartu memori yang ada di motherboard. Kemudian pasang kembali. Jika slot memori PC anda menggunakan dual channel , coba lah pasang kartu memori di slot yang satunya.
Tapi pada dasarnya jika kerusakan terjadi pada kartu memori, BIOS Beep Codes akan mendetek. Di tanda dengan bunyi Beep berulang kali tanpa henti saat PC baru dihidupkan
Jika tanda – tanda beep tidak berbunyi berarti kerusakan terletak pada hardware yang lain.

Ada masalah pada daya suplai listrik ( Power Supply ).

Solusi :

Cek jika ada kabel – kabel listrik di dalam casing CPU yang kurang kencang
Kerusakan pada Power supply ditandai dengan tidak ada beep pada BIOS Beep Codes
Jika memungkinkan, cobalah dengan memasang power supply baru/power supply yang ada di CPU yang lain ke CPU yang bermasalah. Jika cara – cara tersebut belum bisa, berarti kerusakan pada hardware yang lain, tapi jika kerusakan terdapat pada power supply disarankan ganti dengan power supply yang baru

Ada masalah pada Prosesor.

Solusi :

kerusakan pada prosesor ditandai dengan tidak ada bunyi beep pada BIOS Beep Codes.
Cobalah ganti prosesor CPU anda dengan prosesor CPU yang lain, jika masih bermasalah berarti kerusakan pada hardware lain. Tapi jika prosesor sobat yang bermasalah cobalah ganti dengan yang baru.
Perlu diingat dalam mengganti sendiri prosesor, perhatikan kaki – kaki prosesor. untuk socket intel 478 perhatikan kaki – kaki pada prosesor jangan sampai bengkok atau patah, untuk socket intel 775 perhatikan kaki – kaki pada motherboard jangan sampai rusak. Dalam pemasangan prosesor perlu diperhatikan juga tanda segitiga yang ada pada prosesor dan yang ada pada motherboard (kedua segitiga harus bertemu jangan sampai terbalik).

Ada masalah pada CMOS

Solusi :

Cek dan pastikan CMOS terpasang dengan benar.
Coba lepas CMOS lalu bersihkan lempengan yang ada di slot CMOS dan pasang kembali.
Jika cara – cara tersebut belum bisa coba ganti dengan CMOS yang ada di motherboard lain. jika masalahnya pada CMOS, gantilah dengan yang baru.

Clear CMOS / Reset BIOS merupakan trik untuk merubah setingan BIOS kembali seperti semula (defaulnya/setingan dari pabrikannya). Untuk melakukan ini Anda tidak usah mencabut batery yang ada pada Motherboard tetapi cukup menindahkan posisi jumper CMOS, jumper ini biasanya terpasang di sekitar batery.



(Jumper)
Pastikan PC (Komputer) anda sudah tidak terhubung ke jaringan listrik.
Buka casing PC anda.
Setelah casing PC di buka lihat pada mother board anda Soket Jumper dengan tulisan CLR CMOS (Seperti terlihat pada gambar diatas, biasanya jumper setting tersebut dekat baterai CMOS)
Pin 1 dan pin 2 bila di jumper berarti posisi Normal. cabut jumper dan pindahkan untuk menjumper antara pin 2 dan pin 3.
Setelah anda jumper pin 2 dan pin 3, hidupkan PC, dan biarkan selama setengah menit – satu menit, kemuidian matikan kembali.
Setelah PC mati, kembalikan lagi posisi Jumper Setting keposisi jumper pin 1 dan 2.
Hidupkan PC, maka PC akan meminta anda untuk mensetting Bios, tekan F1 atau Del (Tergantung perintah dari jenis Motherboardnya).
Pilih setting Bios ke Optimise Default system Bios. kemudian tekan F10 untuk menyimpan ke memory Bios serta keluar.
PC akan Restart kembal dan Bekerja secara normal.
Bila PC telah bekerja dengan normal, Shutdown kembali PC, dan tutup casing PC.


, , , Semoga tips ini berguna untuk sobat –sobat , , ,

0 komentar:

Posting Komentar

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *